enam Desember satu tahun ago
ga kerasa udah satu tahun aku nikah, jadi seorang istri dari seorang laki laki yang sudah 7tahun kukenal tapi hanya sepintas lalu, dan baru 1thn kukenal dengan sesungguhnya siapa dia dan bagaimana dia.
pertengahan 2002(kayaknya), awal kita dipertemukan, di sebuah SMA dimana kita sama sama menimba ilmu di dalamnya. sekolah baru, kelas baru, dan teman baru. dan salah satunya adalah kamu…. tidak ada yang spesial awalnya, walaupun kita ditakdirkan untuk satu kelas selama 2tahun….
setelah kita tamat dari SMA itu, tanpa kita rencana, kita dipertemukan oleh Alloh dirumahNya. Sore itu, untuk pertama kalinya setelah kelulusan SMA kita dipertemukan kembali. tapi saat itu juga kita belum ada apa apa..sama sekali. just bertemu, ngobrol2, udah…..
15 Maret 2005/ato 2006 (lupa tepat tahunnya), sore itu, aku dan keluarga hendak ta’ziah keNgawi, ditengah perjalanan adzan maghrib pun berkumandang, mobil kami parkir di pelataran sebuah masjid terdekat saat itu. akupun tak tau saat itu tepatnya daerah mana, aku turun dari mobil untuk shalat maghrib. tiba tiba ada yang memanggil namaku
“Ismi…”
weks, sapa ya yang manggil??di wilayah antah berantah ini ternyata ada yang mengenalku dan memanggil namaku?? aku clingak clinguk nyari sumber suara
“siapa ya???” tanyaku, sambil kutatap seseorang berbaju koko menaiki sebuah sepeda kecil di remang remang malam kala itu. wajahnya sepertinya tak asing lagi, senyum manisnya pun sepertinya sudah lama sering menghiasi hari hariku dulu…
“hah??lho kok kamu ada disini??” tanyaku pada sosok laki2 pengendara sepeda kecil itu.
“udah2 nanti aja ceritanya, sekarang sholat dulu” jawabnya.
sambil berwudhu, aku masih bingung… ni anak ngapain disini?? emang rumahnya disini?? trus kok tumben bner anak kaya dia sadar buat shalat jama’ah di masjid. bukannya jam jam segini biasanya anak muda pada nonton TV??? kok dia sekarang gini?? kok sekarang dia gitu?? bisikku dalam hati.
Shalat maghrib berjama’ah selesai… aku menunggunya di bawah tangga masjid, bersama dengan Ibu dan keponakanku Zaid-waktu itu masi bayiiii-
kamipun ngobrol, entah tentang apa… ngalor ngidul ora nggenah…seperti biasa, tanpa ada rasa sedikitpun sama sekali!!!!tak berapa lama karena memang tujuan utama aku sekeluarga yaitu ke Ngawi, akhirnya aku pamitan….
hari berganti hari, berganti bulan, bahkan berganti tahun… kamipun tak pernah berkomunikasi sejak awal kita dipertemukan dirumahNya malam itu.
sekitar bulan Juni 2007, tiba2 ada sms masuk di HP…weh, dari dia…??? dari situ kami kadang bertukar pikiran.
sampai akhirnya 26 November ‘07(apa 27 Nov ya??) dia melamarku….mules, sakit perut, bingung, panik, mungkin itulah perasaanku saat itu… dia menelponku, dan menanyakan sesuatu yang intinya dia melamarku…
dalam hatiku “Ya Alloh, aku harus jawab apa??aku ngomong sama bapak ibu gimana???apa ga usah ngomong sama mereka ya???tapi ntar jawabnya kedia gimana???” haduh saat itu semakin mules aja ni perut!!! akhirnya kukumpulkan semua energi ku, kuberanikan diri ngomong sama ibu… bla bla bla!!! dan ibu hanya tersenyum!!!!
“haduh ibu, wong anakmu lagi deg degan gini kok ya jawabnya cuman senyum doang!!!” ujarku dalam hati.
akhirnya semua berjalan lancar, tapi karena saat itu dia baru saja memulai masuk kedunia kerja dan aku masih lama kuliahnya, maka saran dari orangtuanya harus nunggu selama beberapa bulan lagi!!
hhhmmm, dalam penantian itu tanpa disadari ternyata ada kata2 dari ibu yang bikin aku kaget!! begini…..
“memang, ibu dah filling kok sama temenmu itu sejak kita ketemu dimasjid sore itu.., Ibu seneng sama dia, karena dia supel, dan jarang ada anak muda kok mau2nya ke masjid kaya dia”
“sok tau ah ibu, baru ketemu berapa menit udah bisa menyimpulkan gitu!!” ucapku.
“dulu, waktu ibu tanya sama kamu, sekarang dia dimana dan kamu jawab diJakarta, Ibu sempet mbathin.. yah kok dadi tambah jauh ya?? ya udah lah kalau memang g jodoh!!! eh malah mau jadi deket tho???, alhamdulillah…”
tanpa aku sadari sebelumnya, ternyata Ibu masih mengingat memori dulu waktu kita dipertemukan dirumahNya maghrib itu.. apa mungkin arena feeling seorang ibu itu kuat ya??????
tanpa aku tau pula ternyata dia di masjid kala itu sedang menjalankan tugasnya pula menjadi seorang tukang parkir. ternyata juga dulu mobil yang aku tunggangi dan berparkir di masjid itu belum bayar parkir!!! dan sewaktu dia silaturahim ke rumah,bapak bilang, “ni kita bayar parkirnya malah gedhe bgt” celoteh bapak sambil bercanda.
Yang dimaksudkan gedhe banget disini adalah aku. weleh, aku dijadiin buat bayar parkir yg dulu belum terbayarkan??
*********
singkat cerita, setelah dirasa dia sudah cukup modal untuk menikah dan diriku sudah semakin dekat dengan skripsi, akhirnya…tanggal 1 Syawal Idul Fitri tahun lalu , dia mengkhitbahku dengan resmi dia membawa serta keluarganya.
Bulan Dzulhijjah thn yang sama yaitu tepatnya satu tahun yang lalu 6 Desember 2008 kita menikah. aku masih ingat ketika setelah Ijab Qabul itu, engkau menghampiriku, aku melihatmu dengan perasaan yang tidak karuan, lalu aku mencium tanganmu dan engkau mencium keningku. That was my first!!!!! untuk pertama kalinya aku memegang tangan seorang laki laki, dan untuk pertama kali aku dicium. Alhamdulillah dengan orang yang memang sudah halal menyentuhku.

Sayang……. engkau adalah laki laki pertama dan terakhir yang ada dihatiku, dan engkaulah laki laki pertama dan terakhir yang menyentuhku…
>>kita, waktu jalan2 di TMII<<
hari hari setelah pernikahan kita, kita habiskan dengan LDR, karena beliau harus bekerja di Jakarta, dan aku harus melanjutkan kuliahku di Purwokerto. Long Distance Relationship yang dulu sebelum menikah kita anggap mudah, ternyata setelah menikah aplikasinya sangat suliiiit!!!!! buktinya hampir satu tahun saja aku belum bisa merampungkan kuliahku. kebanyakan bolos nya!!!!!!
sampai sekarang kita masih sering mengenang awal mula pertemuan kita di sebuah masjid kala sore itu, ternyata rumah beliau deket ma masjid tersebut..ya sutra ketika kami sedang disana, kami sempatkan ke masjid berdua untuk mengenang pertemuan sekian tahun yang lalu.
Related posts:
- The nice Gift
- BataL kAwin…..T_T
- kalau mirip katanya jodoh???!!!?!
- Lan9it Bujur Sangkar
- Udangku sayang Udangku malang






Barakallahu fiykum….
barakallah
*Terharu
Kalau boleh saran …
Jika mbak ismi sedan marahan sama suami … atau sebaliknya … (mudah-mudahan tidak ya …)
Maka bacalah postingan ini …
Ini postingan bagaikan lem yang maha kuat untuk hubungan kalian …
So …
Hepi Eniferseri …
Semoga rukun-bahagia dan sehat selalu …
Salam saya
bener kata pakde nh, klo lg ada apa2, baca aja kembali memori ini mbak, dijamin semua rasa gundah ilang deh
semoga jadi pasangan dunia akhirat di syurga Nya..
(baru tau kalo mas bayu dah nikah, hehehe)